Menu

Mode Gelap
 

News · 10 Feb 2024 12:39 WIB ·

Dari Isu Sensitif Hingga Korupsi: Alasan Sebenarnya ‘Kupu-Kupu Kertas’ Dihapus dari Peredaran!


					Dari Isu Sensitif Hingga Korupsi: Alasan Sebenarnya ‘Kupu-Kupu Kertas’ Dihapus dari Peredaran! Perbesar

Jakarta 10 Febuari 2024 – Kontroversi mengguncang industri film Indonesia dengan penarikan film “Kupu-Kupu Kertas” dari seluruh bioskop di negeri ini. Peristiwa ini mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan tentang dugaan korupsi yang melibatkan Telkomsel dan Denny Siregar, produser film tersebut.

Menurut Ali Fikri, juru bicara KPK, ada kecurigaan tentang dana sponsorship sebesar Rp51 miliar yang diberikan oleh Telkomsel. Laporan ini, yang diajukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan dibarengi dengan aksi damai di KPK, mengklaim adanya upaya penutupan kasus pembocoran data dengan menggunakan kerjasama ini sebagai kedok.

Denny Siregar, yang sebelumnya terlibat dalam gugatan perdata terhadap Telkomsel atas kasus pembocoran data, dikabarkan telah menurunkan tuntutannya dari Rp1 triliun menjadi Rp100 miliar setelah tidak mendapatkan respons yang diharapkan. Akhirnya, sebuah proposal perdamaian berupa kerja sama produksi film senilai Rp51 miliar untuk sepuluh film diusulkan oleh Telkomsel.

KPK berjanji akan menindaklanjuti laporan ini dengan serius, mengingat pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengungkap kasus korupsi. Selain isu korupsi, penarikan film “Kupu-Kupu Kertas” juga dikaitkan dengan konten sensitif yang diangkatnya, termasuk peristiwa berdarah G30S/PKI pada tahun 1965, yang menjadi latar belakang cerita.

Ada spekulasi bahwa pembatalan penayangan film ini terkait dengan empat faktor utama: sensitivitas isu PKI, upaya menjaga kondusivitas Pemilu 2024, kontroversi seputar penggambaran hubungan antara karakter dari latar belakang PKI dan NU, serta dugaan gratifikasi 51 milliar yang diterima Denny siregar. Dengan latar Banyuwangi pada tahun 1965, film yang dibintangi Amanda Manopo dan Chicco Kurniawan ini menimbulkan debat luas mengenai representasi sejarah dan dampaknya terhadap dinamika sosial-politik saat ini.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Majelis Kemenangan Daerah Rakyat Pro Gibran Milenialz (MKD RPGM) dilantik oleh Ketua Umum RPGM Maulidan Isbar

5 February 2024 - 07:02 WIB

MKD RPGM Provinsi Sumsel Ajak Generasi Milenial dan Generasi Z Untuk Ikut Menangkan Capres dan Cawapres Prabowo dan Gibran

5 February 2024 - 07:01 WIB

Maulidan Isbar Ketua Umum MKN RPGM, Melantik ketua MKD RPGM Kabupaten Kota di Sumsel

5 February 2024 - 07:00 WIB

Kampanye Konser Metal Ganjar Mahfud di GBK Temukan Anak-Anak Hadir dan Pakai Kaos Paslon 03

3 February 2024 - 12:44 WIB

Astaga, GBK Penuh Sampah Usai Kampanye Kampanye Akbar Ganjar Mahfud

3 February 2024 - 12:35 WIB

Pelantikan Pengurus MKD, RPGM Jatim dan Grebek Desa di Probolinggo

31 January 2024 - 14:02 WIB

Trending di News